Integrasi CEISA yang dapat dipantau dan ditelusuri.
IT Inventory & CEISA

Integrasi CEISA yang dapat dipantau dan ditelusuri.

Siapkan master data, referensi dokumen, transaksi inventory, status pertukaran data, dan histori proses dalam alur yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Gambaran Integrasi

Menghubungkan proses inventory dengan kebutuhan pertukaran data.

Integrasi dirancang setelah proses bisnis, fasilitas, struktur master, jenis dokumen, serta akses teknis perusahaan dipetakan. Sistem membantu menyiapkan data yang konsisten dan menyimpan histori proses agar lebih mudah diperiksa kembali.

  • Mapping master barang dan satuan.
  • Referensi dokumen pada transaksi pemasukan dan pengeluaran.
  • Validasi data sebelum proses pertukaran.
  • Monitoring status berhasil, tertunda, atau gagal.
  • Pencatatan respons dan pesan kesalahan.
  • Histori proses untuk kebutuhan penelusuran.
Alur Kerja

Dari transaksi operasional hingga status integrasi.

Detail teknis dapat berbeda sesuai fasilitas, layanan CEISA yang digunakan, serta kesiapan akses perusahaan.

1

Transaksi Inventory

User mencatat pemasukan, pengeluaran, produksi, atau mutasi sesuai proses perusahaan.

2

Validasi & Mapping

Sistem memeriksa data wajib dan memetakan referensi barang maupun dokumen.

3

Pertukaran Data

Data yang memenuhi ketentuan teknis diproses melalui koneksi yang tersedia.

4

Respons & Monitoring

Status dan respons disimpan agar tim dapat memantau serta menindaklanjuti kendala.

5

Rekonsiliasi

Histori transaksi dan status membantu pengecekan konsistensi data.

Kapabilitas

Kontrol yang dibutuhkan untuk integrasi operasional.

Master Data

Pengelolaan kode barang, uraian, satuan, gudang, supplier, customer, dan referensi terkait.

Referensi Dokumen

Nomor, tanggal, jenis, dan informasi dokumen dapat ditautkan pada transaksi inventory.

Validasi Data

Pemeriksaan kelengkapan dan konsistensi membantu mengurangi kegagalan akibat data yang tidak siap.

Queue & Retry

Proses yang tertunda atau gagal dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai desain integrasi.

Log Respons

Respons proses disimpan agar tim mengetahui hasil serta penyebab kendala teknis.

Audit Trail

Aktivitas pengguna dan histori perubahan membantu proses monitoring serta penelusuran.

Prasyarat Implementasi

Integrasi dimulai dari assessment teknis dan proses bisnis.

Tim perlu memahami fasilitas yang digunakan, sistem berjalan, volume transaksi, master data, dokumen, infrastruktur, dan akses layanan yang tersedia.

  • Penanggung jawab bisnis dan teknis perusahaan.
  • Master data yang dapat dipetakan.
  • Alur transaksi dan dokumen yang disepakati.
  • Lingkungan server serta konektivitas yang memadai.
  • Akses/kredensial resmi milik perusahaan bila dibutuhkan.
  • Skenario pengujian dan rekonsiliasi sebelum go-live.
Pertanyaan Umum

Hal penting sebelum memulai integrasi.

Tidak. Janisoft adalah penyedia solusi IT Inventory. Integrasi dilaksanakan untuk sistem dan akses perusahaan sesuai spesifikasi serta ketentuan yang berlaku.
Tidak selalu. Fasilitas, proses bisnis, jenis transaksi, struktur data, dan kesiapan sistem setiap perusahaan dapat berbeda.
Desain implementasi dapat mencakup pencatatan status, pesan kesalahan, monitoring, dan proses tindak lanjut atau retry sesuai kebutuhan teknis.
Tidak. Sistem membantu kesiapan pencatatan dan data; keputusan maupun persetujuan tetap menjadi kewenangan instansi terkait.
Assessment Integrasi

Sudah memiliki IT Inventory atau masih menggunakan Excel?

Keduanya dapat dimulai dengan pemetaan kondisi saat ini. Tim Janisoft akan membantu mengidentifikasi kebutuhan data, modul, dan integrasinya.

WhatsApp Demo